Artikel

Laboratorium Lingkungan: Fungsi dan Cara Memilih

16 Desember 2022

Diperbarui 4 Agustus 2026

Pilih laboratorium lingkungan dengan memeriksa ruang lingkup KAN, metode, sampling, chain of custody, pelaporan, dan kebutuhan regulasi perusahaan Anda.

Jawaban singkat

Bagaimana memilih laboratorium lingkungan untuk kebutuhan perusahaan?

Pilih laboratorium lingkungan dari kecocokan ruang lingkup akreditasi, bukan dari logo akreditasi saja. Cocokkan matriks sampel, parameter, metode, dan batas pelaporan pada ruang lingkup KAN; periksa registrasi menurut Permen LHK No. 23 Tahun 2020; lalu sepakati sampling, waktu simpan, chain of custody, kriteria penerimaan sampel, dan format laporan sebelum pekerjaan dimulai.

A3 Laboratories adalah nama layanan PT Advanced Analytics Asia Laboratories di lab.id. Halaman lokal menyatakan laboratorium ini memiliki nomor akreditasi KAN LP-128-IDN untuk ruang lingkup pengujian yang tercantum pada sertifikat dan lampirannya.

  • Kirim daftar media, parameter, kisaran konsentrasi, titik sampel, tujuan uji, acuan, dan tenggat sebelum meminta penawaran
  • Minta konfirmasi tertulis bahwa parameter, matriks, serta metode yang dibutuhkan berada dalam ruang lingkup yang sesuai
  • Tentukan siapa yang mengambil sampel dan siapa yang bertanggung jawab atas wadah, pengawetan, blanko, duplikat, serta chain of custody
  • Sepakati satuan, batas pelaporan, pernyataan kesesuaian, ketidakpastian bila relevan, dan format laporan sebelum pekerjaan dimulai
  • Periksa kembali identitas sampel, tanggal, titik, kondisi operasi, metode, dan acuan sebelum memakai hasil untuk keputusan kepatuhan
Yang diperiksaBukti yang dimintaMengapa pentingKeputusan pembeli
Akreditasi dan ruang lingkupSertifikat serta lampiran ruang lingkup yang memuat matriks, parameter, dan metode.ISO/IEC 17025:2017 menilai kompetensi laboratorium, tetapi hasil hanya boleh dipahami dalam konteks ruang lingkup dan metode yang relevan.Cocokkan setiap kebutuhan uji; jangan menyimpulkan semua parameter tercakup hanya dari satu logo.
Registrasi laboratorium lingkunganIdentitas registrasi dan status yang relevan untuk penggunaan hasil lingkungan.Kebutuhan regulasi lingkungan dapat menuntut lebih dari akreditasi umum.Konfirmasikan kesesuaian registrasi dengan tujuan laporan dan permintaan instansi.
Rencana samplingTitik, waktu, metode, kondisi operasi, wadah, pengawetan, blanko, duplikat, dan chain of custody.Hasil analisis yang baik tidak memperbaiki sampel yang tidak mewakili atau salah ditangani.Sepakati rencana tertulis sebelum petugas datang ke lokasi.
Penerimaan sampel dan waktu simpanKriteria penerimaan atau penolakan, wadah, pengawetan, suhu, volume minimum, waktu simpan, jadwal pengiriman, serta siapa yang dihubungi bila sampel tidak sesuai.Sampel yang terlambat, salah wadah, kurang volume, bocor, atau tidak terjaga kondisinya dapat membuat parameter tidak layak dianalisis atau hasil kehilangan konteks.Minta instruksi tertulis per parameter sebelum sampling dan sepakati cara laboratorium mencatat deviasi pada laporan.
Kemampuan metodeMetode, satuan, rentang kerja, limit deteksi atau batas pelaporan, serta estimasi waktu analisis.Batas pelaporan harus cukup rendah untuk dibandingkan dengan baku mutu atau spesifikasi.Tolak kombinasi metode dan batas pelaporan yang tidak menjawab tujuan uji.
Laporan dan tindak lanjutContoh format laporan, identitas sampel, hasil, metode, penanda ruang lingkup, pernyataan kesesuaian, dan proses koreksi.Data harus dapat ditelusuri dan dibaca tanpa kehilangan konteks sampling.Tetapkan kebutuhan interpretasi dan koreksi laporan sebelum pekerjaan dimulai.

Verifikasi ruang lingkup akreditasi per parameter

Periksa kebutuhan uji baris demi baris. Satu sertifikat dapat memuat banyak matriks dan metode, tetapi kecocokan harus dibuktikan untuk kombinasi sampel, analit, metode, kemampuan pengukuran, dan pekerjaan sampling yang benar-benar dipesan.

Baris verifikasiYang disalin dari kebutuhanBukti dari laboratoriumKeputusan
Status sertifikatNama badan hukum, lokasi laboratorium, dan tanggal pekerjaan.Nomor sertifikat, masa berlaku atau status terkini, lokasi yang tercakup, serta lampiran ruang lingkup dari sumber resmi.Lanjutkan hanya bila identitas dan lokasi yang mengerjakan sampel jelas; tangkapan layar lama bukan bukti status terkini.
MatriksAir limbah, air minum, udara ambien, emisi, tanah, pupuk, atau matriks lain yang sebenarnya.Nama matriks pada lampiran ruang lingkup.Jangan menganggap metode pada air bersih otomatis tercakup untuk air limbah atau matriks lain.
Analit dan bentuk hasilNama parameter, spesies kimia, fraksi, serta satuan yang dibutuhkan.Nama analit yang tercantum, misalnya NH3-N bukan sekadar “amonia”, berikut satuan pelaporannya.Minta klarifikasi tertulis bila nama pada penawaran, ruang lingkup, dan baku mutu tidak sama.
Metode dan kemampuanMetode yang diminta, batas pembanding, kisaran hasil yang diperkirakan, dan kebutuhan batas kuantitasi.Nomor serta edisi metode, rentang kerja atau batas pelaporan yang relevan, dan penanda apakah hasil berada dalam ruang lingkup.Pastikan metode dan batas pelaporan dapat menjawab keputusan; metode yang terlalu tinggi batasnya tidak cukup untuk batas yang lebih rendah.
SamplingSiapa mengambil sampel, titik, jenis sampel, durasi, wadah, pengawetan, blanko, duplikat, dan chain of custody.Ruang lingkup atau kompetensi sampling yang relevan, metode lapangan, serta pembagian tanggung jawab antara klien dan laboratorium.Bedakan akreditasi analisis dari kegiatan sampling; catat pihak yang bertanggung jawab pada laporan dan chain of custody.
Pekerjaan pihak lainSetiap parameter atau tahap yang tidak dikerjakan di lokasi laboratorium utama.Nama penyedia, status ruang lingkup, tahap yang dialihkan, persetujuan klien, dan cara penandaannya pada laporan.Jangan menganggap seluruh paket berada dalam satu ruang lingkup bila sebagian pekerjaan disubkontrakkan.
Bukti akhirNomor penawaran, daftar parameter, kebutuhan pernyataan kesesuaian, dan format laporan.Konfirmasi tertulis per baris, versi lampiran ruang lingkup, metode, batas pelaporan, sampling, subkontrak, serta contoh penanda hasil.Arsipkan bukti yang dipakai saat keputusan pembelian agar ruang lingkup dapat ditelusuri setelah laporan terbit.
  • Logo akreditasi menjelaskan adanya akreditasi, bukan bahwa setiap kombinasi matriks, parameter, metode, dan sampling dalam satu penawaran berada di dalam ruang lingkup.
  • Konfirmasikan status dan lampiran terbaru pada saat pekerjaan; ruang lingkup dapat berubah setelah penawaran lama dibuat.

Apakah laboratorium terakreditasi KAN otomatis dapat menguji semua parameter lingkungan?

Tidak. Akreditasi berlaku pada ruang lingkup tertentu. Pembeli perlu mencocokkan matriks sampel, parameter, dan metode pada lampiran ruang lingkup dengan kebutuhan pengujian yang sebenarnya.

Mengapa batas pelaporan perlu ditanyakan sebelum pengujian?

Karena hasil harus dapat dibandingkan dengan baku mutu atau spesifikasi. Jika batas pelaporan lebih tinggi dari nilai pembanding, laporan mungkin tidak cukup untuk menjawab keputusan kepatuhan meskipun analisis selesai.

Dokumen apa yang perlu dikirim saat meminta penawaran laboratorium lingkungan?

Kirim jenis kegiatan, media dan titik sampel, parameter, tujuan uji, acuan regulasi atau spesifikasi, Persetujuan Teknis bila ada, jadwal operasi, lokasi, kebutuhan sampling, tenggat, dan format laporan.

Apa yang terjadi jika sampel melewati waktu simpan atau tidak memenuhi kriteria penerimaan?

Laboratorium perlu menilai dampaknya terhadap parameter yang diminta, mencatat kondisi atau deviasi, dan menjelaskan apakah analisis masih layak dilanjutkan. Karena batas waktu dan penanganan berbeda antarparameter, minta instruksi wadah, pengawetan, suhu, volume, dan pengiriman secara tertulis sebelum sampel diambil.

Kapan sampling sebaiknya dilakukan laboratorium dan kapan sampel dapat dikirim pelanggan?

Libatkan laboratorium sejak perencanaan bila hasil dipakai untuk kepatuhan, membutuhkan pengukuran lapangan, metode khusus, durasi tertentu, atau bukti keterwakilan titik dan kondisi operasi. Sampel dari pelanggan dapat diterima bila laboratorium mengizinkan dan persyaratan wadah, pengawetan, waktu simpan, identitas, chain of custody, serta kriteria penerimaan dipenuhi. Laporan harus tetap menjelaskan pihak yang melakukan sampling dan setiap keterbatasannya.

Bukti KAN apa yang perlu diminta sebelum memilih laboratorium lingkungan?

Minta lampiran ruang lingkup terbaru dan cocokkan matriks, parameter, metode, batas pelaporan, lokasi kegiatan, serta apakah sampling termasuk di dalam ruang lingkup. Nama laboratorium atau logo KAN saja tidak membuktikan semua kebutuhan tercakup. Simpan konfirmasi tertulis pada penawaran agar hasil laporan dapat ditelusuri ke ruang lingkup yang disetujui sebelum sampel diambil.

Laboratorium lingkungan menguji sampel air, udara, emisi, tanah, limbah, atau media lain untuk menghasilkan data yang dapat ditelusuri. Sebelum menunjuk laboratorium, perusahaan perlu mencocokkan parameter, matriks, metode, batas pelaporan, kemampuan sampling, ruang lingkup akreditasi, dan registrasi yang relevan dengan tujuan pengujian.

Hadirnya Laboratorium Lingkungan di tengah pesatnya Industrialisasi tentu sangat membantu pelaku industri melakukan analisa ataupun penilaian terhadap dampak lingkungan yang terjadi dari kegiatan yang dilakukan.

Pesatnya Industrialisasi di Indonesia berdampak pada berkembangnya sektor ekonomi yang merubah taraf hidup masyarakat. Tak dipungkiri, keberadaan industri di setiap daerah selalu berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi di daerah tersebut, tetapi ada dampak negatif yang terjadi, yaitu masalah lingkungan.

Kebutuhan akan keseimbangan antara ekologi dan lingkungan sangat diperlukan untuk mengukur dampak yang dihasilkan dari proses industri. Sehingga menemukan solusi untuk menjaga keseimbangan antara kegiatan industri dan lingkungan.

Peran Penting Laboratorium Lingkungan

Laboratorium Lingkungan memiliki peran yang cukup penting dalam membantu Industri mengatasi masalah lingkungan. Terutama dalam melakukan monitoring status lingkungan dari abiotik (tanah, air, udara), dan biotik (flora, fauna, dan manusia). 

Proses monitoring yang dilakukan Laboratorium Lingkungan berdasarkan pada sampel yang di uji. Sampel tersebut diambil dari lingkungan lokasi industri beroperasi ataupun sumber pembuangan yang digunakan oleh industri. 

Laboratorium Lingkungan menjadi ujung tombak bagi industri dalam memberikan analisis kuantitatif maupun kualitatif bagi industri. Hasil data yang didapatkan dari Laboratorium sangat berharga untuk menilai dampak dari proses industri. Sehingga pemegang keputusan Perusahaan dapat menentukan kebijakan dan juga pengambilan keputusan yang tepat untuk menyelaraskan antara industri dan lingkungan. 

Baca Juga: 3 Peran Penting Laboratorium Lingkungan Bagi Para Pelaku Usaha

Fungsi Laboratorium Lingkungan

Laboratorium lingkungan memiliki fungsi untuk melakukan monitoring, analisa, dan mengukur parameter terhadap dampak lingkungan yang terjadi akibat dari kegiatan industri. 

Laboratorium lingkungan akan melakukan uji analisis terhadap abiotik dan biotik. Apakah dari kedua unsur tersebut ditemukan senyawa-senyawa yang membahayakan terhadap lingkungan. Dengan melakukan identifikasi sumber polusi, polutan, dan mikroorganisme yang muncul. 

Membantu Menyusun Laporan Lingkungan Hidup

Laboratorium menyediakan data pengujian yang dapat menjadi bukti pemantauan dalam laporan UKL-UPL atau RKL-RPL. Penyusunan dokumen lingkungan tetap memerlukan penanggung jawab dan kompetensi yang sesuai; laboratorium harus menjaga ketertelusuran sampel, metode, hasil, dan konteks pengukuran.

Baca Juga: Monitoring Iklim Kerja Perusahaan

Bagaimana Memilih Laboratorium Lingkungan untuk Industri?

Akreditasi laboratorium pengujian di Indonesia diberikan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk ruang lingkup tertentu. Periksa lampiran ruang lingkup—termasuk matriks, parameter, dan metode—serta registrasi lingkungan yang relevan; logo atau nomor sertifikat saja belum membuktikan semua kebutuhan pengujian tercakup.

Seperti yang disebutkan oleh Pusat Fasilitasi Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup (Pusfaster KLHK). Sebuah Laboratorium Lingkungan harus memiliki Sertifikat akreditasi laboratorium, dan mempunyai identitas registrasi yang berfungsi mendukung pengelolaan lingkungan hidup. Serta perlu memiliki sertifikasi yang dikeluarkan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Untuk meminta penawaran A3 Laboratories, kirim media dan titik sampel, parameter, tujuan uji, acuan pembanding, jadwal operasi, lokasi, tenggat, dan kebutuhan pengambilan sampel. Tim kemudian dapat mengonfirmasi ruang lingkup, metode, wadah, pengawetan, serta format laporan.

Tak tertinggal, A3 Laboratories juga sudah memiliki sertifikat KAN NO LP-128-IDN sebagai laboratorium lingkungan yang mengimplementasikan sistem mutu ISO/IEC 17025 tentang persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi.

Untuk merencanakan investigasi media tanah, gunakan panduan sampling tanah terkontaminasi untuk uji laboratorium sebelum menentukan parameter dan titik contoh. Informasi lebih lanjut mengenai layanan pengujian analisa dampak lingkungan Anda bisa menghubungi tim Sales kami melalui livechat atau melalui website Lab.id.

Layanan terkait

Pilih laboratorium lingkungan untuk pengujian perusahaan

Pilih laboratorium lingkungan dengan mencocokkan ruang lingkup, metode, kemampuan sampling, batas pelaporan, dan format hasil terhadap keputusan yang perlu dibuat perusahaan.

A3 Laboratories melayani pengujian air, udara, emisi, industrial hygiene, dan pupuk; konfirmasikan parameter serta matriks yang dibutuhkan sebelum penjadwalan.